Bareskrim Polri Ungkap Perdagangan Orang Jaringan Internasional

By administrator 10 Agu 2017, 16:36:30 WIB Internasional
Bareskrim Polri Ungkap Perdagangan Orang Jaringan Internasional

Polresbungo.jambi.p[olri.go.id - Mabes Polri, Bertempat di Gedung KKP Bareskrim Polri, Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs Aridono Sukmanto menyampaikan pengungkapan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kamis (10/08/2017).

Kabareskrim Polri menjelaskan bahwa kasus perdagangan orang ini sudah ada sejak dulu, perbudakan, sekarang dengan perdagangan orang. Berdasarkan informasi yang diterima polisi melakukan penyelidikan dua jaringan internasional perdagangan orang di Timur Tengah, Suriah dan Abu Dhabi.

Kasus perdagangan orang merupakan kasus yang rumit, sejak tujuh tahun terakhir. ” Kasus ini rumit, tujuh tahun terakhir, ada sekitar 862 laporan dengan korban 1.200 an orang,” ujar Komjen Pol Aridono.

Hasil pemantauan kita mencatat informasi dari kedutaan Damaskus, telah ada 56 orang TKI ilegal yang dipulangkan ke Indonesia. Salah satunya adalah satu anak perempuan yang berumur 14 tahun tapi dipalsukan menjadi 19 tahun. Tempat perekrutan di daerah Lombok Tengah dan Bima NTB. Pelaku atas nama Pariati, dari dia di salurkan ke saudara Evi until

10 korban dari penampungan di condet Damaskus 2, 6 jaringan untuk dikirim ke Malaysia, dari Malaysia di kirim ke Damaskus.

“Korban di pekerjakan di dua majikan, mereka diperlakukan tidak pantas, dianiaya dan tidak digaji,” lanjut Kabareskrim.

Sedangkan jaringan Abu Dhabi, yang7 menjadi perekrut adalah Badar sejak tahun 2002, tahun 2016 melakukan pengiriman TKI melalui PT Nurafi Ilham Jaya, yang ijinnya sudah tidak berlaku lagi. Dari perusahaan ini telah dikirimkan 100 orang.

Dijaringan Abu Dhabi ini, ada 10 orang korban. Dari mereka pemeriksaan dikembangkan. Tersangka Fadel dibantu dua orang perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di klinik Baktiar Centre yang juga ijinnya sudah mati. Sedangkan untuk penerbitan visa dilakukan oleh oknum Abdul Rahman Assegaf di kedutaan Abu Dhabi.

Keuntungan yang di dapat dari perdagangan orang ini,Fadel mendapat 350 US Dolar atau 4,5 M,Muliati gaji 1,2 juta/bulan dan bonus, Hera gaji 1,5 juta/bln dan bonus,Abdul badar 1,4 M dari pengiriman 110 TKI, klinik mendapat 143 juta, Abdul rahman dapat 242 juta, Husni asegaf dapat 66 juta dan Sabrin dapat 660 juta dari pengurusan bandara.

Terhadap tersangka akan dikenakan Undang undang No 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan Tindak Pidan Perdagangan Orang dan Undang Undang No 39 Tahun 2004 tentang penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri.

 

Sumber : Ekposnews.com
Publish : Satria




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


SOSIAL MEDIA

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita Populer

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video